04-12-2012

Tanjung Benoa Bali, desa Tangguh bencana

Author WaterSportBali

Tahukah Anda...?

Tanjung Benoa Bali ditetapkan sebagai Desa Tangguh Bencana karena kesiapan wilayah pesisir menghadapi gempa dan tsunami. Status ini menegaskan peran kawasan wisata pantai dalam mitigasi risiko serta perlindungan pengunjung dan warga. Keputusan mendorong koordinasi lintas sektor dan peningkatan kapasitas lokal untuk respon cepat saat bencana.

Poin Kunci
  • Penetapan serupa juga mencakup wilayah Kuta sebagai bagian kesiapsiagaan regional
  • Perangkat desa dan warga dilibatkan aktif dalam struktur tanggap darurat setempat
  • Sekitar 100 orang warga telah siap terdaftar sebagai relawan penanggulangan bencana
  • Gladi posko penanggulangan dijadwalkan pelaksanaan pada 7 Desember
  • Terdapat MoU sejak 2009 dengan 7 hotel dan 2 apartemen untuk lokasi evakuasi darurat

Sekilas info seputar kawasan Tanjung Benoa Bali yang sebelumnya berstatus Desa Siaga Bencana, tetapi sekarang sudah ditetapkan menjadi Desa Tangguh Bencana. 😀 Kabar ini kami kutip di media online Jaringnews.com.

berikut beritanya:

Sebagai wilayah yang rawan bencana, Tanjung Benoa dan Kuta ditetapkan sebagai Desa Tangguh Bencana. Ini didasari atas kesiapan wilayah ini dalam menangani bencana.

“Kami dari Kelurahan Tanjung Benoa sudah ditetapkan sebagai Desa Tangguh Bencana. Sebelumnya berstatus Desa Siaga Bencana, tetapi sekarang sudah ditetapkan menjadi Desa Tangguh Bencana,” kata Lurah Tanjung Benoa, I Wayan Kembar saat ikut persiapan gladi posko bencana di Tanjung Benoa, Nusa Dua, Minggu kemarin (2/12).

Untuk Kelurahan Tanjung Benoa sendiri, unsur yang dilibatkan adalah perangkat desa dan warga yang bersedia sebagai relawan.

“Pecalang dan unsur masyarakat terlibat. Mereka yang bersedia jadi relawan sekitar 100 orang. Nanti tanggal 7 Desember akan dilakukan gladi posko. Tugas mereka nantinya yaitu siap bertugas jika terjadi bencana ataupun tsunami,” tambahnya.

Tanjung Benoa yang merupakan daerah pesisir pantai yang tidak memiliki bukit atau gunung harus bisa mengantisipasi bencana. Untuk itu, dilakukan MoU dengan pihak hotel yang ada di Tanjung Benoa.

“Kami sudah lakukan MoU dengan 7 hotel dan 2 apartemen di sini. Apabila benar terjadi bencana tsunami maka pihak hotel bersedia dijadikan tempat evakuasi. MoU ini sudah sejak 2009 lalu,” ujarnya.

Sebagai daerah yang potensi bencana baik gempa bumi dan tsunami, pemerintah menetapkan bahwa Tanjung Benoa dijadika posko penanggulangan bencana wilayah Bali Selatan, termasuk kawasan Kuta dan Jimbaran. (http://jaringnews.com/politik-peristiwa/umum/28962/tanjung-benoa-dan-kuta-ditetapkan-jadi-desa-tangguh-bencana)

Continue your journey

Tinggalkan komentar


Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses